RTH HASAN BASRY KOTA BANJARBARU


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

KONDISI EKSISTING

HASAN BASRY

Secara makro, ketersediaan Ruang Terbuka Hijau di Kota Banjarbaru (Ruang Terbuka Hijau Publik dan Ruang Terbuka Hijau Privat) sebesar ±1.846,64 Ha. Dari keseluruhan Kota Banjarbaru 37.138 Ha. Dari hasil perhitungan didapatkan bahwa dari keseluruhan luas Kota Banjarbaru, ruang terbuka hijau kota hanya menempati komposisi penggunaan ruang sebesar 4,97%; dimana proporsi penggunaan lahan sebagai ruang terbuka hijau seharusnya sebesar 30% dari keseluruhan kawasan, terbagi atas 20% ruang terbuka hijau publik dan 10% ruang terbuka hijau privat. Dengan demikian, untuk mencapai proporsi ruang terbuka hijau yang ideal dibutuhkan komposisi penggunaan lahan sekitar ±25,03% dari keseluruhan luas Kota Banjarbaru, yaitu sebesar ±9.294,76 Ha; terdiri dari 5.891,72 Ha atau 15,86% merupakan Ruang Terbuka Hijau Publik dan 3.403, 04 Ha atau 9,16% berupa Ruang Terbuka Hijau Privat. Data Inventarisasi RTH Kota Banjarbaru serta proyeksi kebutuhan dapat diunduh DISINI.

SK WALIKOTA PENETAPAN RTH

SK GUBENUR PENGELOLAAN RTH

Berdasarkan identifikasi yang sudah ada terhadap beberapa kawasan ruang terbuka hijau di Kota Banjarbaru, titik lokasi kawasan ruang terbuka hijau yang diprioritaskan

dalam penanganan kegiatan Rencana Tindak Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Banjarbaru adalah penataan kawasan Pahlawan Nasional Hassan Basry di Kecamatan Liang Anggang. Penetapan lokasi ini berdasarkan kesepakatan dengan SKPD Kota Banjarbaru dan Provinsi, juga diperkuat oleh SK Walikota Banjarbaru Tentang Penetapan Lokasi. Klik disini, serta SK Gubenur Kalsel Tentang Pemeliharaan dan Pengelolaan, Klik disini, RTH Hasan Basry

Penentuan kawasan Makam Pahlawan Nasional Hassan Basry merupakan hasil elaborasi antara UU No. 26/2007 tentang Penataan Ruang. Secara fisik, pemanfaatan ruang di Kota Banjarbaru belum memberikan kontribusi optimal dalam penyediaan ruang terbuka hijau.

Location coordinates 114°42'3.2436" - 3°26'43.5516"

Ketersediaan RTH di beberapa kawasan dapat dikatakan belum optimal dan belum tertata dengan baik. Ruang terbuka hijau jalan dapat menjadi salah satu penyumbang untuk mencapai proporsi 30% ruang terbuka hijau, terutama di pusat kota yang lahannya lebih banyak digunakan untuk kegiatan ekonomi. Adapun ruang-ruang yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi Ruang Terbuka Hijau di Kota Banjarbaru meliputi: jalur hijau sempadan sungai sebesar 3.082,91 Ha, jalur pengaman tegangan tinggi sebesar 129,87 Ha, jalur hijau jalan, dan ruang-ruang yang cukup luas untuk taman.

No. 5/1992 tentang Benda Cagar Budaya, Permen PUNo.05/PRT/M/2008 tentang Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan. RTH Hasan Basry memiliki daar payung hukum yakni RTBL Kawasan Jalan Trikora – Jalan A. Yani Tahun 2005 yang dirncanakan Pemko Banjarbaru lewat dana APBD.

DESAIN RTH HASAN BASRI

DISKUSI TEAM KONSULTAN (PT. WIRA WIDYATAMA) DENGAN SKPD KOTA BANJARBARU

TAHAPAN PELAKSANAAN PENANGGANAN

” PEMBANGUNAN RTH HASAN BASRY ADALAH WUJUD CINTA AKAN PAHLAWAN KARENA BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG BISA MENGHARGAI JASA PAHLAWANYA ”

silahkan mengUnduh Profil RTH Hasan Basry filenya: KLIK DISINI


Iklan
Categories: Keciptakaryaan | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: